Peningkatan infrastruktur olahraga di daerah menjadi fokus utama pemerintah guna menjaring lebih banyak talenta berbakat di seluruh pelosok negeri. Di Kalimantan Selatan, langkah nyata ditunjukkan melalui pembangunan fasilitas olahraga yang kini telah mencapai tahap penyelesaian akhir. Perbasi Banjarbaru secara resmi memulai rangkaian pengujian teknis untuk memastikan bahwa fasilitas yang baru dibangun tersebut memenuhi kriteria internasional demi kenyamanan dan keamanan para pemain. Dalam proses pengecekan ini, pihak pengelola juga memastikan bahwa setiap aspek administratif terpenuhi, termasuk mengikuti prosedur legalitas penyelenggaraan agar lapangan ini dapat digunakan untuk turnamen resmi berskala besar di masa mendatang. Kehadiran lapangan outdoor dengan kualitas prima ini diharapkan menjadi magnet bagi komunitas basket lokal untuk meningkatkan frekuensi latihan mereka.
Konsep pembangunan fasilitas yang berstandar FIBA di area terbuka ini merupakan terobosan yang menarik bagi iklim olahraga di Banjarbaru. Meskipun berada di luar ruangan, spesifikasi lantai yang digunakan memiliki teknologi interlocking khusus yang mampu meredam benturan dan tetap memiliki daya cengkeram tinggi meskipun dalam kondisi cuaca yang lembap. Permukaan lapangan yang rata dan sistem drainase yang baik menjadi kunci utama agar lapangan tetap awet dan tidak licin saat digunakan setelah hujan. Hal ini sangat penting untuk mencegah risiko cedera pemain yang sering terjadi akibat permukaan lapangan yang tidak standar di area publik.
Selama masa uji coba, beberapa klub basket lokal diundang untuk melakukan pertandingan ekshibisi guna merasakan langsung sensasi bermain di fasilitas baru tersebut. Respon yang diterima sangat positif, terutama mengenai pencahayaan lampu stadion yang merata untuk latihan di malam hari serta ukuran ring yang sudah sesuai dengan standar kompetisi profesional. Perbasi Banjarbaru ingin memastikan bahwa setiap detail, mulai dari jarak garis three point hingga area restricted zone, telah diukur dengan tingkat presisi yang sangat tinggi. Standarisasi ini penting agar para atlet muda terbiasa dengan ukuran lapangan yang akan mereka hadapi saat bertanding di tingkat nasional maupun internasional.