Dalam berbagai teknik tembakan bola basket, ada satu jenis yang dikenal dengan karakteristik statisnya, yaitu set shot. Berbeda dengan jump shot yang melibatkan lompatan vertikal, set shot adalah tembakan tanpa melompat, di mana pemain melepaskan bola dari posisi berdiri atau dengan sedikit dorongan dari kaki tanpa mengangkat kedua kaki dari lantai. Teknik ini memiliki kegunaan spesifik dan sangat efektif dalam situasi tertentu, terutama untuk free throw atau saat mengajarkan dasar-dasar menembak kepada anak-anak.
Karakteristik utama dari set shot adalah stabilitas dan kontrol. Karena tidak ada lompatan yang terlibat, seluruh energi dan fokus dapat diarahkan pada mekanika menembak: posisi tubuh, pegangan bola, dan gerakan lengan. Pemain memulai dengan posisi seimbang, kaki selebar bahu, lutut sedikit ditekuk, dan bola dipegang di depan atau sedikit di atas kepala dengan siku mengarah ke bawah ring. Gerakan menembak dimulai dengan mendorong bola ke atas dan ke depan menggunakan kekuatan dari kaki (sedikit dorongan lutut), lengan, dan pergelangan tangan, diakhiri dengan follow-through di mana jari-jari menunjuk ke arah ring.
Penggunaan paling umum dari set shot adalah untuk free throw atau tembakan bebas. Dalam situasi ini, pemain berdiri tanpa gangguan defender pada jarak yang ditentukan (4.6 meter dari ring). Ketiadaan lompatan memungkinkan pemain untuk fokus sepenuhnya pada konsistensi gerakan dan ketepatan. Inilah mengapa banyak pemain profesional, meskipun jago jump shot, akan menggunakan yang terstandardisasi untuk free throw mereka. Konsistensi mekanika adalah kunci keberhasilan di garis tembakan bebas.
Selain free throw, set shot juga merupakan metode pengajaran yang sangat baik untuk anak-anak yang baru belajar bola basket. Bagi mereka, koordinasi melompat sambil menembak bisa jadi terlalu kompleks pada awalnya. Mengajarkan set shot memungkinkan anak-anak untuk fokus pada mekanika dasar menembak—posisi tangan, siku, follow-through—tanpa harus khawatir tentang waktu lompatan. Setelah mereka menguasai dasar-dasar ini, transisi ke jump shot akan menjadi lebih mudah. Meskipun set shot tidak sepopuler jump shot dalam permainan dinamis karena rentan diblok oleh defender yang lebih tinggi, pemahaman dan penguasaannya tetap vital. Ini adalah fondasi dari mekanika menembak yang baik dan merupakan senjata yang tak tergantikan di garis tembakan bebas, memastikan poin-poin krusial dapat diamankan.