Format Turnamen Basket 3×3 semakin mendapatkan tempat di hati para pecinta olahraga karena intensitasnya yang tinggi dan tempo permainan yang sangat cepat. Di Banjarbaru, tren ini dimanfaatkan sebagai sarana untuk menguji ketangkasan individu, terutama bagi mereka yang berperan sebagai pengatur serangan. Berbeda dengan format konvensional 5-on-5, dalam permainan setengah lapangan ini, setiap kesalahan kecil dapat langsung berakibat fatal. Oleh karena itu, ajang ini menjadi panggung yang sempurna bagi para pemain muda untuk menunjukkan keberanian, kreativitas, dan akurasi tembakan mereka di bawah tekanan waktu yang sangat sempit.
Fokus utama dari kompetisi ini adalah menyoroti peran strategis seorang pengatur ritme permainan. Di lapangan yang lebih kecil, kemampuan seorang pemain untuk melakukan tusukan ke area pertahanan lawan atau melepaskan tembakan jarak jauh yang akurat sangatlah krusial. Para peserta dituntut untuk memiliki visi bermain yang tajam, mampu melihat celah di antara pertahanan yang rapat, serta memberikan umpan yang presisi kepada rekan setimnya. Intensitas fisik yang lebih keras dalam format 3×3 juga memaksa para pemain muda ini untuk memiliki ketangguhan mental yang lebih kuat dibandingkan pertandingan biasa.
Selain menjadi ajang unjuk gigi, turnamen ini juga berfungsi sebagai laboratorium pengembangan taktik bagi para pelatih lokal. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana seorang pemain merespons situasi satu lawan satu (isolation) atau bagaimana mereka melakukan koordinasi bertahan secara cepat setelah terjadi transisi. Keterampilan dasar seperti crossover dribble, step-back jumper, dan kecepatan tangan dalam mencuri bola menjadi pemandangan yang rutin menghiasi setiap laga. Ini adalah kesempatan bagi setiap point guard untuk membuktikan bahwa mereka memiliki kualitas yang layak untuk melangkah ke tingkat kompetisi yang lebih profesional.
Antusiasme publik di Banjarbaru terhadap ajang ini juga terlihat dari kerumunan penonton yang memadati area pinggir lapangan. Atmosfer yang lebih santai namun kompetitif khas urban basketball membuat pertandingan terasa lebih menghibur. Musik dan interaksi langsung dengan penonton menambah semangat para pemain untuk mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Secara tidak langsung, kegiatan semacam ini juga memicu minat generasi yang lebih muda untuk mulai menekuni olahraga basket, melihat betapa keren dan dinamisnya aksi-aksi yang ditampilkan oleh kakak kelas mereka di atas lapangan.